Nasehat Sufi

Latihan Spiritual Duduk dengan seorang Guru Sufi

Oleh: Budi Rahman Hakim (*

Riyadhoh paling utama seorang murid ialah ber-shohbah dengan Tuan Syeikh di Roudhoh Madrosah/Zawiyah beliau. Paling utama karena Shohbah adalah hakekatnya hakekat ma’iyyah (kebersamaan dhohir-bathin) seorang murid dengan Sufi Masternya.

Disebut paling utama juga karena dalam shohbah meliputi tiga komponen riyadhoh. Pertama, ijtima’, berkumpul dengan Guru, kedua, istima’, mendengar dengan telinga dan hati apa yang disampaikan oleh Guru, ketiga, ittiba’, ikut ucapan yang disampaikan dan ikut tindakan yang dilakukan Guru.

Kunci ittiba’ adalah Ikut perintah dan yang dilakukan Guru. Tidak ikut yang dilaranng dan yang tidak dikerjakan Guru. Dan ittiba’ itu puncak amalan seorang murid. Ittiba’ kepada yang ittiba’ kepada yang ittiba ‘ kepada yang ittiba’ sampai kepada ittiba’ kepada Kanjeng Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam. Berdasarkan Qs al-Hasyr: 7:

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

‘Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.’

Ittiba’ itu perintah Alloh dan Rosul-Nya dan ittiba’ merupakan penanda kecintaan kepada Alloh dan Rosul-Nya, berdasar Qs Ali Imron: 31:

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Katakanlah : “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Oleh karena riyadhoh paling utama, Syetan yang meminta izin Tuan untuk mengganggu dan merintang murid yang hendak dan sedang ber-shohbah ialah Raja-nya Syetan yang sering bersilih rupa seorang berjubah, bergamis, dan berjenggot.

Mereka menghalang, membuat suasana tak betah di Madrosah (sufi zawiya). Jangan sampai terperdaya Syetan. Tuan Syeikh mengisyaratkan, yang menciptakan Syetan di Surga itu ALLOH; di Madrosah Sufi Suryalaya, yang menciptakan Syetan itu Abah Anom; demikian juga Tuan, telah mencipta untuk menguji kesungguhan cinta para murid calon kekasih-nya.

*) Doktor bidang Thoriqoh, Kholifah Thoriqoh Qoodiriyyah Naqshabandiyyah Ma’had Suryalaya Silsilah 38.

Comment here