Tips Sufi

Sufi Sejati Setia pada Satu Guru Sufi

Dalam pencarian Ilmu dhohir (the outer knowledge), semakin banyak Guru semakin baik. Semakin kaya khazanah lmu pengetahuan. Tapi, dalam penggalian ilmu bathin (the inner knowledge): semakin setia pada satu Guru maka semakin baik dan utama. Semakin dalam pengalaman ruhaniyah, semakin kaya khazanah kekayaan ilmu hakekat-makrifatnya.

Kesetiaan murid kepada satu Guru Sufi itu kunci dalam suluk thoriqoh. Kepada salik yang mendua, mentiga, atau bahkan lebih Guru Sufi, dimetaforkan seperti seorang isteri yang bersuami lebih dari satu. Artinya, sungguh sejatinya terlarang.

Banyak yang terdengar, banyak yang terlihat di sepanjang perjalanan salik bersuluk –ber-shohbah, ber-khidmah– kepada Tuan Syeikh-nya. Namun, sebagaimana Tuan-tuan Syeikh yang sukses mencapai kedudukan Syeikh telah menjadi teladan di masa silam, dari sekian banyak suara-suara, sederet pemandangan di sekitar-nya, yang ia dengar hanya suara dan yang ia lihat hanya Guru Agung-nya yang hanya satu.

Seorang Sufi jangan mudah terpalingkan oleh suara, oleh pandangan selain Tuan Syeikhnya. Murni-kan dan suci-kan semua dari selain Tuan, sebab hanya itulah success-sufi-path dalam suluk bersama Tuan menuju Tuhan ALLOH ‘azza wajalla.

Salam Sufi 21,
Abdul Rahman Hakim

Comment here